Hoax Aneh bin Ajaib.

Belakangan ini saya melihat ada hoax baru soal kanker-kankeran. Ceritanya sebuah zat bernama DHMO diceritakan telah membunuh banyak orang tanpa mereka sadari. Gawatnya, zat ini tidak berasa, berwarna, apalagi berbau. Ia banyak masuk ke dalam makanan dan dicerna oleh tubuh kita. Hampir 70% orang di dunia terkontaminasi zat ini.

Repotnya DHMO secara sengaja sudah digunakan dalam industri yang berbahaya tanpa pernah dilaporkan kepada masyarakat dampaknya. Misalnya:

1. Pembangkit Listrik tenaga Nuklir
2. Pabrik Plastik
3. Pengencer Zat-Zat Kimia Berbahaya
4. Pembuatan Styrofoam
5. Salah satu bahan pemadam api.

Bagi perokok, anda juga harus hati-hati karena DHMO juga digunakan secara langsung dalam penanaman tembakau. Zat ini diperkirakan mempercepat tumbuhnya tanaman tembakau jika dibandingkan dengan yang tidak diberi langsung.

Kadar DHMO berlebihan dalam tubuh menyebabkan Hiponatremia, keadaan di mana ion tubuh tidak seimbang lagi, karena tubuh terangsang mengeluarkan garam dengan cepat untuk mengimbanginya. DHMO akan menyerang hingga ke syaraf pusat (otak) dan menyebabkan kematian seketika. Sudah banyak korban akibat kejadian ini (silakan search di google).

Bahkan di Amerika Serikat baru-baru ini DHMO dalam kadar berlebihan telah menyebabkan ratusan ribu orang menderita dengan berbagai gejala yang hanya dilaporkan sebagai tipus, disentri, ataupun demam berdarah. Padahal dampak sebenarnya lebih daripada itu!

Bagaimana cara DHMO masuk ke tubuh dan membahayakan kita? Anda harus hati-hati bila:
1. Terhirup
2. Terminum dalam jumlah melebihi batas
3. Dimasukkan dalam microwave
4. Berhubungan dengan listrik.
Kira-kira kapan masuk Indonesia yah nih Hoax? Hihihihi

3 Responses to “Hoax Aneh bin Ajaib.”


  1. 1 hariadhi

    Clue: DHMO adalah singkatan dari Dihidrogen Monoxide, alias air, hihihihi.

  2. 2 Rindu

    Mikir cara menghindarinya … kayanya kita semakin gak bisa lari dari kanker yah :(

    Jaga kesehatan ya Har, kamu gak boleh sakit !!

  3. 3 hariadhi

    Salah satu anggota keluarga gw perawat, tahu masalah kesehatan lah. Toh akhirnya kena juga. Waktu gw tanya dia kenapa sih kanker jadi banyak sekarang? Apa emang lingkungan kita memburuk?

    Jawabnya dia bukan kankernya yang makin banyak, tapi kesadaran orang terhadap penyakit yang semakin baik. Dulu bukannya ga ada kanker, tapi ga terdeteksi. Sekarang pendeteksinya canggih-canggih, penyakit lebih cepat ketahuan (dan lebih besar kemungkinan sembuh)

    Sampe sekarang beliau aman-aman aja. Hidupnya kayanya malah tambah bahagia, ups maksudnya malah dia makin sadar sama anugerah tuhan. Keluarga juga kayanya makin perhatian.

    Halah… gw ngomong serius lagi yah :lol:

    Ya lah.. siapa juga yang mau sakit. MOga-moga ga kena penyakit apapun. Semoga lu juga sehat selalu ;)

Leave a Reply